3 Problema Keuangan Ini sering Dialami oleh Banyak Orang

Jangan-Jangan Kamu Sedang Mengalami 3 Problema Keuangan Ini

Masalah keuangan menjadi masalah yang paling banyak dialami oleh masyarakat kelas menengah yang ada di Indonesia. Menurut survei dari ZAP Finance di tahun 2012 ada 3 masalah keuangan utama yaitu 50% orang nggak bisa membedakan yang mana simpanan, tabungan dan yang mana investasi, 32% punya gaya hidup tinggi, dan 18% suka berhutang.

Jika kamu masuk ke dalam salam satu atau bahkan ketiganya berarti kamu harus memperhatikan informasi di bawah ini! Untuk meminimalkan masalah keuangan yang sedang di hadapi.

1. Nggak bisa membedakan mana simpanan, tabungan, dan investasi

Berapa pun gaji yang kamu miliki jika nggak pandai mengelola uang semua akan habis begitu saja. Lalu, bagaimana mengelola keuangan yang baik? Kelompokkan uang kamu dalam 3 kelompok yaitu simpanan, tabungan, dan investasi.

Simpanan merupakan uang yang akan kamu pakai untuk kehidupan sehari-hari selama satu bulan. Misal kamu bulan ini mendapat gaji Rp 3 juta, maka kamu dapat mengelompokkannya menjadi Rp 1,5 juta simpanan, Rp 1 juta tabungan, dan Rp 500 ribu untuk investasi. Jadi uang Rp 1,5 juta ini yang akan kamu gunakan untuk beli makan dan minum, beli pulsa, bayar listrik, bayar air, uang transportasi serta keperluan lainnya.

Nah, uang Rp 1 juta yang kamu kelompokkan dalam jenis tabungan bisa digunakan selama beberapa bulan ke depan atau satu tahun ke depan untuk memenuhi kebutuhan yang perlu uang lebih. Misalnya, jika kamu berasal dari luar kota Jakarta dan sedang merantan. Ya, tabunganmu ini bisa digunakan untuk keperluan pulang kampung nantinya.

Kemudian, investasi dapat dilakukan untuk jangka panjang, misalnyal untuk 3 tahun yang mendatang. Jadi Rp 500 ribu yang kamu sisihkan ini bisa kamu gunakan untuk investasi demi memenuhi kebutuhan di masa depan, contohnya investasi untuk membeli rumah. Jenis investasi aman yang bisa dimulai dari modal kecil investasi reksadana.

2. Gaya hidup yang terlalu tinggi

Hal ini kerap terjadi terutama di kalangan anak muda yang belum bisa membedakan prioritas, mana keinginan dan yang mana kebutuhan. Masalah ini akan semakin di perburuk dengan tingkat gaya hidup yang tinggi pepatah lama mengatakan “besar pasak dari pada tiang” contohnya dengan gaji kamu sebulan Rp 3 juta untuk hidup di kota besar seperti Jakarta, maka uang 3 juta nggak akan cukup jika kamu hampir tiap hari hangout bersama di kafe mahal, jalan-jalan, atau membeli barang mewah tanpa adanya tabungan. Solusi yang tepat jika kamu memang memiliki gaya hidup yang tinggi dan nggak bisa mengontrolnya adalah kamu harus mengubah pola pikir dengan orientasi masa depan.

3. Punya Hobi Berhutang

Pola gaya hidup tinggi tadi menjadi salah satu faktor kenapa gaji cepat habis meskipun baru awal bulan, jika terus dibiarkan masalah lain akan timbul yaitu suka berhutang. Istilah gali lubang tutup lubang akan kamu alami jika kamu hobi berhutang.

Contohnya, kamu yang punya kartu kredit memilih belanja dengan sistem pembayaran ini otomatis setiap bulan kamu harus membayar tagihan. Bayangkan jika suatu hari kamu gelap mata dan belanja sesukamu dengan kartu kredit, kemudian tiba waktunya membayar dan uangmu nggak cukup. Dengan begitu, kamu akan berhutang, bukan? Banyak hutang, hidup nggak tenang. Solusi yang bisa pilih adalah stop penggunaan kartu kredit jika hanya menambah beban hidup. Nggak masalah, kok, kamu dipandang orang kurang modern dan sebagainya, yang penting hidupmu lebih mapan hingga masa mendatang.

Itu tadi tiga problema keuangan yang umumnya dialami banyak orang. Apabila kamu memiliki masalah yang sama, sebaiknya segera perbaiki perencanaan keuanganmu ddan sisihkan penghasilanmu untuk berinvestasi. Nggak butuh modal besar, kok. Dengan investasi reksadana, kamu bisa mulai investasi dari modal minimal Rp 50 ribu. Apa lagi kini ada platform investasi online yang bikin kamu bisa berinvestasi dengan cepat, aman, dan mudah, yaitu Moinves. Yuk, klik di sini dan mulai investasi!

About admin

Check Also

Kaum Muda Berinvestasi bukan Sibuk dengan Kegalauan Masa Kini

Kaum Muda Berinvestasi bukan Sibuk dengan Kegalauan Masa Kini Jadilah kaum muda yang produktif. Kaum …

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.