Jangan Biarkan Gajimu Habis Hanya untuk Membayar Tagihan

Jangan Biarkan Gajimu Habis Hanya untuk Membayar Tagihan

Yuk, coba dicek, selepas gajian setiap bulannya, tagihan apa saja yang sudah menanti untuk segera dibayar. KPR, listrik, air, kendaraan, uang sekolah anak, asuransi, internet, bahkan kartu kredit? Itu belum termasuk biaya belanja bulanan, transportasi dan komunikasi. Lalu bagaimana caranya biar gaji kamu nggak cuma numpang lewat dan habis hanya untuk membayar tagihan?

Solusinya, kamu harus mulai belajar mengelola keuangan secara lebih detail. Ada beberapa langkah penghematan fundamental yang bisa dilakukan untuk mengakali agar gaji kamu nggak cuma cukup, namun juga bersisa.

Disiplin dalam melakukan pencatatan anggaran bulanan

Hal penting dalam pengelolaan keuangan adalah melakukan pencatatan. Buatlah prioritas pengeluaran dan berusahalah untuk mematuhinya. Catat semua kebutuhan yang harus dipenuhi dan usahakan untuk membeli apa yang hanya tercatat di daftar kebutuhan kamu. Melalui pencatatan ini, kamu bisa mendapatkan informasi akurat tentang sisa dana yang bisa dimanfaatkan untuk hal lain, atau bahkan kekurangan dana yang harus dipikirkan jalan keluarnya.

Jika kamu berniat menyisihkan sebagian gaji kamu untuk ditabung, cobalah untuk mengikuti program tabungan berencana yang biasanya dilakukan secara autodebet. Hal tersebut cukup efektif untuk membantu kamu disiplin menabung.

Evaluasi gaya hidup dan batasi keinginan

Dalam mengatur keuangan, kamu harus mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kalau kamu tidak mampu menahan keinginan, dipastikan keuangan kamu akan jebol. Untuk itu, cobalah beberapa tips di bawah ini:

* Kurangi waktu hangout dengan rekan kerja atau teman-teman. Hal tersebut memang menyenangkan, namun cukup menguras kantong kamu.
* Hentikan penggunaan kartu kredit. Jangan pernah berutang kecuali dalam keadaan yang sangat terpaksa atau memang akan digunakan untuk hal produktif dan sudah diperhitungkan secara matang bagaimana cara membayarnya.

Lakukan pengurangan budget secara proporsional

Lakukanlah penghematan di beberapa pos yang tidak krusial seperti:

* Menggunakan listrik dan air seperlunya. Efisiensi energi semacam ini sedikit banyak bisa menekan beban biaya dan meringankan pengeluaran bulanan. Selain itu, kamu juga membantu melestarikan energi demi kelestarian bumi yang kita tinggali ini.
* Membeli kebutuhan dasar yang harganya lebih murah, seperti perlengkapan kamar mandi, paket TV berlangganan, atau internet yang lebih murah.
* Hemat biaya transportasi dengan beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
* Menghemat biaya makan dengan membawa bekal dari rumah. Bagaimanapun, memasak akan lebih hemat daripada membelinya di kantin, kafetaria, apalagi restoran.
* Kurangi aktivitas yang kurang urgent dan memakan biaya, seperti hangout dengan teman, nonton bioskop atau wisata kuliner.
* Kerjakan sendiri hal-hal yang biasanya kamu serahkan ke orang lain, seperti mencuci mobil, laundry, dan sejenisnya.

Kalau dihitung satu per satu, selisih dari penghematan di atas memang tidak terlalu signifikan. Namun jika dikumulatifkan, ada sejumlah nominal yang bisa diperoleh dan bisa kamu tabung atau gunakan untuk keperluan lain.

Simpan dan jangan ganggu gugat uang bonus, lembur, dan pendapatan tambahan

Jadikanlah uang tambahan di luar gaji sebagai tabungan. Jika suatu hari ada kebutuhan mendesak, kamu tidak perlu pusing mencarinya ke sana kemari. Tidak ada salahnya menggunakan sebagian pendapatan ini untuk biaya entertainment kamu asal tidak kebablasan. Atau akan lebih baik kiranya jika kamu menyisihkannya sebagian untuk orang tua atau bersedekah bagi orang yang membutuhkan. Kebaikan yang kamu tebar, tentu akan kembali lagi kepada kamu.

Bagaimana langkah penghematan keuangan di atas menurut kamu, tertarik untuk mencoba?

About admin

Check Also

Kaum Muda Berinvestasi bukan Sibuk dengan Kegalauan Masa Kini

Kaum Muda Berinvestasi bukan Sibuk dengan Kegalauan Masa Kini Jadilah kaum muda yang produktif. Kaum …

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.